JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar kegiatan Temu Karya Nasional Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) ke XX serta Pekan Inovasi Perkembangan Desa dan Kelurahan 2018 di Bali, 18 Oktober-21 Oktober 2018. Acara ini bekerja sama dengan Kementerian Desa dan PDTT.

Temu Karya Nasional dan Pekan Inovasi Perkembangan Desa, merupakan suatu rangkaian utuh dari perkembangan desa sesuai Pasal 2 Permendagri Nomor 81 Tahun 2015. “Tujuannya menentukan status tertentu dari capaian hasil perkembangan sebuah desa dan kelurahan serta untuk mengetahui efektivitas dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat,” kata Direktur Evaluasi Perkembangan Desa, Eko Prasetyanto di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (15/10/2018).

Selain itu, acara ini merupakan bagian dari evaluasi perkembangan desa dan kelurahan bertujuan untuk melihat tahapan dan menentukan keberhasilan perkembangan desa dan kelurahan. Kapuspen Kemendagri, Bahtiar memandang inovasi menjadi kunci lahirnya berbagai terobosan untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat desa.

“Saya memandang inovasi sangat penting bagi percepatan pembangunan desa. Saking pentingnya kami memandang perlu jika upaya lahirnya inovasi desa menjadi gerakan bersama,” katanya.

Dia mengungkapkan, di berbagai desa di Indonesia sebenarnya telah lahir berbagai inovasi pembangunan yang berdampak secara langsung terhadap perbaikan kualitas ekonomi masyarakat. Hanya saja, inovasi-inovasi pembangunan tersebut masih terbatas di wilayah-wilayah tertentu.

“Diperlukan upaya untuk mendorong terjadinya pertukaran pengetahuan dan inovasi antar-desa, sehingga desa dapat saling belajar. Bursa Inovasi Desa seperti ini bisa menjembatani berbagai kisah sukses di satu desa untuk direplikasi di desa lain,” tuturnya.

Sumber: sindonews.com

%d blogger menyukai ini: